Menurut Agama kita harus pandai bersyukur,apapun yang kita miliki harus disyukuri walaupun itu jauh akan sempurna dalam skala manusia.Tapi jikalau dari diri kita sendiri tidak banyak yang dapat di banggakan ,apa harus mau dikata.Tidak mungkin seorang manusia bahagia/sedih jika tanpa sebab.Kita perlu hal yang dapat memicu kita agar beremosi,Karena emosi itu mainfestasi dari respon atas segala hal yang menyentuh psikologis manusia,misalnya si A sedih karena si B meninggal dunia, itu wajar bukan?....Tapi jika Si A sedih namun tanpa sebab artinya dia telah mempermainkan perasannya sendiri atau bahkan dia terkena gangguan jiwa.Kembali ke topik,lalu saya harus bersyukur karena apa?...saya tidak memiliki Wajah yang tampan,penampilan yang gagah atau mungkin pemikiran yang smart.
Yup,benar sekali!...Bayangkan jika ada orang jelek dengan orang cacat fisik disandingkan, maka orang jelek akan terlihat jauh lebih baik.Namun orang jelek jika dibawa ke lingkungan orang cantik maka dia akan makin jelek...
Bisa saja demikian,namun tentu setiap orang ingin lebih baik dari sebelumnya.Orang miskin mau jadi kaya,orang bodoh mau jadi pintar dan orang lemah mau menjadi kuat....tidak ada orang kaya menjadi miskin,orang pintar menjadi bodoh dan orang kuat menjadi lemah...
Banyak orang diluar sana yang mungkin jauh lebih sempurna dari saya!...
Yup,benar sekali!...Bayangkan jika ada orang jelek dengan orang cacat fisik disandingkan, maka orang jelek akan terlihat jauh lebih baik.Namun orang jelek jika dibawa ke lingkungan orang cantik maka dia akan makin jelek...
Kalau begitu orang jelek tinggal dilingkungan orang cacat atau lingkungan orang jelek lainya saja!...
Bisa saja demikian,namun tentu setiap orang ingin lebih baik dari sebelumnya.Orang miskin mau jadi kaya,orang bodoh mau jadi pintar dan orang lemah mau menjadi kuat....tidak ada orang kaya menjadi miskin,orang pintar menjadi bodoh dan orang kuat menjadi lemah...

0 komentar:
Posting Komentar